Jumat, 12 Juli 2019

Mengenal Konsep Asuransi Berbasis Syariah untuk Masa Depan


Mengenal Konsep Asuransi Berbasis Syariah untuk Masa Depan

Begitu banyak kemudahan yang telah diberikan oleh asuransi syariah dan umumnya asuransi syariah hampir sama dengan asuransi lainnya. Asuransi berbasis syariah ini bersifat tolong menolong sehingga ketika ada nasabah yang tertimpa musibah maka nasabah lain akan langsung membantu nasabah tersebut. Nah, dalam operasionalnya, asuransi syariah dijalankan sesuai syariat Islam. Ada beberapa konsep yang diterapkan asuransi satu ini, di antaranya:

1. Menerapkan prinsip tolong menolong
Dalam bentuk praktiknya konsep asuransi syariah memiliki prinsip tolong menolong dalam bentuk donasi. Jadi, jika Anda membeli asuransi yang berbasis syariah ini, maka Anda mendonasikan sebagian dana untuk membantu pihak lain. Tentunya pihak lain itu adalah peserta asuransi yang sedang terkena musibah jadi sebagian dana akan didonasikan untuknya.

2. Telah diawasi Dewan Pengawas Syariah
Dalam melakukan operasionalnya, asuransi syariah diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah secara transparan tanpa ditutupi. Dewan Pengawas Syariah ini berperan mengawasi perusahaan asuransi syariah. Aktivitas tersebut tentunya dilakukan sesuai dengan prinsip syariah yang telah di atur oleh agama. Jadi, Anda tidak perlu khawatir ketika membeli asuransi syariah ini.

3. Tidak ada larangan atau tidak ada riba
Asuransi syariah lebih mengedepankan segala sesuatu yang halal, jadi dalam konsep asuransi syariah tidak ada sama sekali unsur haram. Dan di dalam asuransi ini juga tidak ada riba, jadi bagi Anda yang sedang memakai asuransi syariah tak perlu khawatir karena semua itu sudah di atur dalam syariat Islam jadi semuanya halal dan tidak akan berubah sampai kapanpun di masa depan. Dalam setiap produk asuransi syariah pun mengandung unsur kebaikan atau biasanya dikenal dengan istilah akad Tabbaru’.

4. Bagian dari ber-muamalah
Muamalah adalah suatu bagian dari hukum Islam yang mengatur hubungan antar manusia  seperti jual beli dan perdagangan. Hal tersebut juga menjadi dasar dari asuransi syariah dikarenakan menurut MUI asuransi juga termasuk bagian dari ber-muamalah karena melibatkan manusia dalam hubungan finansial. Dengan segala aturan dan tata caranya, tentu saja harus sesuai dengan yang telah memenuhi syariat Islam. Jadi, dalam berpartisipasi dengan konsep muamalah, kita akan dianggap ikut serta dalam menjalani perintah agama.

Demikianlah penjelasan tentang asuransi syariah yang tidak bertentangan dengan Islam dan semua itu sesuai dengan syariat. Karena salah satu tujuan dasar dari syariat Islam sendiri adalah memelihara harta dan keluarga dari kehancuran, kemusnahan dan kehilangan. Dengan adanya asuransi syariah, tentu dapat melindungi semua itu. Semoga bermanfaat!


0 komentar:

Posting Komentar